✕

Stasiun Kisaragi dan Misteri Kereta Malam yang Menembus Dimensi



Perkiraan waktu membaca Menit

Edit


Stasiun Kisaragi itu legenda urban terkenal dari internet Jepang. Ceritanya tentang stasiun kereta palsu tanpa petugas yang mendadak muncul di jalur sepi. Tokoh utamanya seorang wanita bernama Hasumi. Dia naik kereta malam yang jalannya kelamaan dan tidak berhenti di stasiun seperti biasa. Katanya, stasiun misterius ini terhubung ke dunia lain. Siapa pun yang turun di sana bakal mengalami hal-hal aneh, bahkan bisa hilang selamanya.

Cerita dan Pengalaman tentang Stasiun Kisaragi

Malam itu, tanggal 8 Januari 2004 lewat tengah malam, aku naik kereta seperti biasa dari Stasiun Shin-Hamamatsu di Jalur Kereta Api Enshu. Ini rute yang tiap hari aku lewati buat pulang kerja. Biasanya perjalanan dari stasiun awal sampai ujung di Stasiun Nishi-Kajima cuma butuh waktu 33 menit. Tapi malam itu ada yang aneh. Keretanya jalan terus tanpa berhenti, padahal sudah lewat 40 menit sampai hampir sejaman.

Di dalam gerbong, penumpang lain pada tidur nyenyak seperti tidak terjadi apa-apa. Aku sempat coba jalan ke arah ruang masinis buat tanya, tapi pintunya dikunci rapat. Aku tidak bisa ngobrol sama masinis atau kondektur. Karena bingung dan mulai takut, aku buka HP terus bikin tulisan di forum 2channel, pasnya di papan diskusi hal gaib. Aku cerita kalau keretaku jalan terus tidak berhenti dan nanya ke orang-orang di sana, aku harus bagaimana.

Orang-orang di forum langsung ramai membalas tulisanku saat itu juga. Ada yang mikir aku cuma bercanda, tapi banyak juga yang ikut bingung. Setelah hampir sejam jalan terus dari Shin-Hamamatsu, keretanya pelan-pelan melambat lalu berhenti di sebuah stasiun. Pas aku ngintip ke luar, di papan namanya tertulis huruf hiragana きさらぎ駅, dibacanya Stasiun Kisaragi.

Stasiun itu sepi banget, gelap, dan tidak ada petugas sama sekali. Akhirnya aku nekat turun dari kereta. Aku tulis pesan baru di forum, nanya lagi aku harus ngapain sekarang. Orang-orang forum yang baca langsung panik. Mereka memperingatkan aku. Katanya, pas dicari di peta resmi dan internet, Stasiun Kisaragi itu tidak pernah ada. Mereka nyuruh aku cepat-cepat naik kereta lagi atau kabur dari situ. Tapi pas aku mau gerak, keretanya sudah jalan lagi. Aku ditinggal sendirian di stasiun kosong itu.

Aku coba jalan ke luar stasiun buat cari jalan atau bantuan. Tapi di sekeliling cuma ada padang rumput sama gunung. Tidak ada rumah warga, apalagi lampu jalan. Aku nyari taksi, tapi jelas tidak ada satu pun kendaraan yang lewat di tempat terpencil begitu. Terus aku nemu bilik telepon umum dan langsung telepon orang tuaku buat minta jemput. Pas aku bilang lagi di Stasiun Kisaragi, orang tuaku malah bingung. Soalnya mereka tidak nemu nama stasiun itu di peta mana pun.

Pas aku masih berdiri bingung di dekat telepon umum, situasinya makin tidak enak. Dari kejauhan, kedengaran suara lonceng dan tabuhan gendang taiko yang terus-menerus berbunyi. Karena makin takut, aku milih keluar dari stasiun terus jalan kaki menyusuri rel kereta. Harapanku cuma satu, bisa ketemu jalan balik ke stasiun sebelumnya.

Waktu aku lagi jalan di atas rel, ada suara cowok teriak kencang dari belakang, "Hei! Jangan jalan di rel! Bahaya!"

Aku kaget terus balik badan. Tapi pas dilihat, yang teriak tadi ternyata bapak-bapak yang cuma punya satu kaki. Yang bikin makin merinding, beberapa detik kemudian, bapak-bapak berkaki satu itu langsung hilang begitu saja di depan mataku.

Karena panik, aku langsung lari sekencang-kencangnya menyusuri rel. Di ujung rel ada terowongan namanya Terowongan Isanuki. Pas lari di dalam terowongan yang gelap itu, aku sempat tersandung sampai kakiku luka. Tapi aku paksakan terus jalan sampai akhirnya bisa keluar di ujung satunya.

Pas keluar terowongan, aku lihat ada seorang laki-laki berdiri di sana. Dia menyambutku ramah banget dan nanya keadaanku. Dia menawarkan diri buat mengantar aku pulang naik mobilnya, soalnya daerah itu katanya terpencil banget. Karena senang ada yang mau bantu, aku lega dan langsung mau. Kami berdua masuk ke mobil, lalu dia mulai nyetir ke arah pegunungan Alpen Jepang.

Awalnya orang ini ramah dan ngobrol biasa sama aku. Tapi tidak lama, sikapnya berubah total. Dia mulai ngomong sendiri, meracau tidak jelas. Habis itu dia cuma diam tanpa suara sama sekali sambil terus nyetir makin jauh ke area terpencil.

Di dalam mobil yang bikin takut itu, aku buka HP buat terakhir kalinya. Aku balas pesan di forum 2channel. Aku cerita kalau baterai HP-ku tinggal sedikit, suasana di mobil makin aneh dan tidak beres, dan aku bakal nyari celah buat kabur. Aku bilang itu bakal jadi tulisanku yang terakhir untuk sementara. Habis nulis pesan itu, aku tidak pernah bikin tulisan apa-apa lagi di internet dan keberadaanku tidak pernah diketahui lagi sampai sekarang.

Asal-Usul dan Fakta

Kisah Stasiun Kisaragi ini pertama kali muncul di internet tengah malam tanggal 8 Januari 2004. Yang pertama kali nulis memakai akun bernama Hasumi di papan diskusi hal-hal gaib di forum terkenal Jepang, 2channel. Utas itu jadi ramai banget karena interaksi Hasumi sama pengguna lain terjadi secara langsung saat itu juga. Orang-orang yang baca malam itu jadi ikutan tegang.

Kalau dilihat dari rute yang diceritakan Hasumi, dia naik kereta Jalur Enshu dari Stasiun Shin-Hamamatsu di Prefektur Shizuoka. Di dunia nyata, jalur swasta ini ujungnya di Stasiun Nishi-Kajima dengan waktu tempuh normal sekitar 33 menit. Tapi Hasumi mengaku keretanya jalan terus tanpa berhenti sekitar 40 menit sampai sejam sebelum sampai di Stasiun Kisaragi.

Penulisan nama stasiun di cerita aslinya memakai huruf hiragana きさらぎ駅. Tapi pas ceritanya makin terkenal dan diadaptasi ke mana-mana, orang-orang mulai pakai huruf kanji seperti 如月駅 yang artinya Bulan Kedua atau Stasiun Kisaragi. Ada juga yang menyebutnya 鬼駅 yang dibaca Stasiun Oni atau Stasiun Iblis. Selain itu, sebutan 異界駅 atau stasiun dunia lain juga sering dipakai netizen buat menamai stasiun-stasiun palsu misterius sejenis.

Banyak netizen di Jepang yang penasaran terus nyari tempat asli yang jadi inspirasi cerita ini. Tempat yang paling sering dituduh sebagai model aslinya adalah Stasiun Saginomiya di Jalur Enshu. Wartawan dari Nikkan Spa malah pernah datang langsung ke sana buat membuktikan rumor itu. Hasilnya, Stasiun Saginomiya beda banget sama deskripsi Stasiun Kisaragi. Stasiun Saginomiya itu ramai, ada petugasnya, dan di sekelilingnya banyak perumahan warga plus jalanan yang lumayan sibuk.

Walau begitu, seorang pegawai Kereta Api Enshu sempat cerita hal yang menarik. Dia bilang pas tahun 2004 waktu cerita ini pertama kali viral, Stasiun Saginomiya memang belum punya parkiran sepeda atau toko kelontong. Suasana sekitar stasiun di malam hari waktu itu juga jauh lebih gelap dibanding sekarang.

Kepopuleran kisah Hasumi bikin banyak cerita serupa bermunculan di internet, terutama di 2channel, Twitter, dan YouTube. Ada beberapa stasiun fiktif lain yang diceritakan mirip, seperti Stasiun Tsukinomiya di Jalur Utama Tokaido Prefektur Aichi, serta Stasiun Yami dan Stasiun Katasu yang katanya bersebelahan sama Stasiun Kisaragi. Beberapa netizen juga sempat mengunggah foto yang diklaim sebagai Stasiun Kisaragi. Padahal ketahuan kalau foto itu sebenarnya Stasiun Misedani dan Stasiun Nishi-Aioi.

Tahun 2011, sempat ada tulisan dari seseorang yang mengaku sebagai Hasumi di situs rangkuman legenda urban. Dia mengaku berhasil selamat dan balik ke dunia nyata, walau banyak netizen meragukan kebenarannya. Ada juga klaim lain tahun 2018 dari orang yang mengaku bisa lolos dari stasiun misterius itu gara-gara dibantu kondektur ramah dan warga lokal.

Legenda Stasiun Kisaragi tidak cuma terkenal di Jepang, tapi juga sampai ke Taiwan dan Hong Kong. Penulis horor terkenal asal Taiwan, Ling Jing, bahkan nulis novel utuh berlatar legenda ini di dalam seri legenda urbannya.

Dampak legenda ini di dunia nyata lumayan berasa. Pihak Kereta Api Enshu di Prefektur Shizuoka sering dapat telepon dan surat dari netizen yang penasaran. Bukannya terganggu, mereka malah memanfaatkan momen ini. Tahun 2022, mereka menjual tiket edisi khusus ulang tahun dengan tulisan tujuan Stasiun Kisaragi buat kenang-kenangan. Tiket tiruan itu ludes cuma dalam sejam. Mereka juga sempat mengubah papan nama Stasiun Saginomiya jadi Stasiun Kisaragi sebentar buat promosi filmnya.

Selain tiket sama promosi, cerita ini sudah diangkat ke banyak media modern. Tahun 2022, film layar lebar berjudul Kisaragi Station tayang di Jepang dan laku keras di bioskop. Legenda ini juga muncul di manga dan anime Piknik Dunia Lain (Urasekai Picnic), sampai dijadikan lagu oleh kreator internet x0o0x_ dan produser musik Camellia. Malah tahun 2014, ada orang yang iseng mendaftarkan lokasi palsu bernama Stasiun Kisaragi pas di atas kolam area Universitas Tsukuba di Google Maps.

Sampai sekarang, Stasiun Kisaragi masih jadi salah satu legenda urban internet paling populer dari Jepang yang menggabungkan cerita perjalanan kereta malam dengan misteri dunia lain.

Meskipun stasiun ini terbukti tidak pernah ada dalam peta resmi kereta api mana pun, kisah perjalanan Hasumi selalu membuat orang berpikir dua kali saat naik kereta malam sendirian. Jadi, kalau keretamu berjalan terlalu lama tanpa berhenti dan berhenti di stasiun yang asing, pastikan kamu tidak terburu-buru untuk melangkah keluar dari gerbong.

Referensi: Wikipedia: Kisaragi Station, Wikipedia: Stasiun Kisaragi, Wikipedia: Yuffie Kisaragi


Kamu baru saja membaca tentang Stasiun Kisaragi dan Misteri Kereta Malam yang Menembus Dimensi

Baca Juga Cerita Lainnya

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. Learn more