Mitos Jerangkong, Sosok Kerangka Hidup Pencuri Telur dari Tanah Jawa
Mitos Jerangkong, Sosok Kerangka Hidup Pencuri Telur dari Tanah Jawa
Perkiraan waktu membaca Menit
EditJerangkong itu hantu berwujud kerangka manusia tanpa daging. Cerita tentang sosok ini sudah sangat dikenal dalam tradisi warga Jawa. Wujudnya cuma susunan tulang yang bisa jalan di malam hari, jadi jelas bikin orang takut. Hantu ini bukan cuma ditakuti gara-gara tampangnya yang serem, tapi juga karena dia suka datang ke kandang ayam warga malam-malam buat nyuri telur.
Kisah dan Versi Cerita
Cerita soal jerangkong ini memang banyak beredar di desa-desa daerah Jawa dan diturunkan dari generasi ke generasi. Ada satu cerita yang lumayan rame di internet. Kisah ini dari pengalaman warga yang dulu tinggal di desa wilayah Jawa Tengah sekitar awal tahun 2000-an.
Waktu itu, kampungnya lagi heboh. Telur ayam ternak warga sering hilang tanpa sebab. Orang-orang awalnya mikir itu ulah musang atau garangan. Anehnya, nggak ada cangkang telur pecah atau berantakan di kandang. Telurnya hilang gitu aja tanpa ada bekas hewan buas.
Terus, ada warga tua yang bilang kalau telur hilang secara nggak wajar pas tengah malam, itu biasanya ulah jerangkong. Hal ini terbukti pas suatu malam sekitar jam dua pagi. Ada warga yang sengaja ngintip kandang ayamnya di dekat pemakaman umum.
Pas suasana lagi sepi banget, warga itu ngelihat asap tipis keluar dari gundukan tanah kuburan tua. Asap putih itu lama-lama mengumpul terus ngebentuk tengkorak dan tulang manusia. Kerangka itu jalan pelan mendekati kandang ayam. Suara gesekan tulangnya kedengaran jelas banget pas malam sepi gitu.
Lagi asyik ngambil telur di kandang, warga yang ngintai langsung teriak manggil tetangga. Si kerangka panik terus coba kabur balik ke arah kuburan. Begitu warga berhasil ngepung, wujud kerangka utuh itu langsung luruh dan hancur. Di tanah cuma tersisa sepotong tulang jari manusia biasa.
Kata warga sekitar, jerangkong ini sebenarnya arwah penasaran dari orang yang dulunya suka nyuri telur. Dulu, dia ketahuan lagi nyuri telur tetangga, terus dipukuli warga desa sampai meninggal di tempat. Karena matinya tragis dan masih bawa kebiasaan buruk, arwahnya dipercaya nggak tenang. Dia terus kelayapan jadi kerangka buat ngelanjutin hobinya nyuri telur.
Ada juga versi lain soal cara jerangkong bergerak. Di beberapa daerah, jerangkong nggak selalu bunyi gemertak pas jalan. Katanya ada yang bisa bergerak halus tanpa suara sama sekali. Tahu-tahu dia udah ada di dalam kandang atau di balik dinding rumah. Selain dari cerita mulut ke mulut, wujud jerangkong juga sering muncul di seni tradisional kayak ketoprak, wayang orang, sampai lenong buat bikin penonton ngerasa serem.
Pantangan dan Kepercayaan
Orang Jawa zaman dulu punya beberapa kepercayaan soal jerangkong ini. Kepercayaan ini dipakai sebagai pengingat moral dalam kehidupan sehari-hari.
Warga percaya jerangkong itu simbol arwah yang nanggung rasa malu akibat perbuatan buruknya pas masih hidup. Karena mati dikeroyok gara-gara nyuri telur, sosok ini terikat sama dosanya. Akhirnya, pas udah meninggal pun kelakuannya nggak berubah.
Kalau jerangkong tertangkap atau dikepung warga, dia nggak bakal nyerang atau melawan kayak hantu jahat lain. Dia bakal langsung hilang atau berubah jadi sepotong tulang jari tangan manusia. Tulang jari inilah yang dianggap sisa fisik dari arwah pencuri itu.
Mitos jerangkong ini juga jadi pengingat buat orang yang masih hidup. Dalam pandangan budaya Jawa, kerangka manusia itu tanda kalau tubuh kita ini nggak abadi. Kehidupan manusia pasti berakhir dengan kematian. Sosok ini ada buat ngingetin kalau sehebat apa pun tubuh kita, ujung-ujungnya cuma bakal jadi tulang belulang.
Fakta dan Penjelasan
Secara bahasa, kata jerangkong dari bahasa Jawa memang artinya kerangka manusia yang sudah nggak ada daging dan kulitnya. Di obrolan sehari-hari, orang Jawa sering pakai kata ini buat kiasan. Orang yang badannya kurus banget biasanya bakal diejek kayak jerangkong sama temen-temennya.
Sosok jerangkong ini punya sejarah lumayan panjang di dunia hiburan kita. Selain sering muncul di pertunjukan rakyat kayak ketoprak dan wayang orang, hantu kerangka ini juga terkenal di film Indonesia. Tahun 1980-an sampai awal 2000-an, jerangkong lumayan sering nongcol di film horor lokal. Nah, kalau sekarang, wujud jerangkong malah sering dipakai buat becandaan. Contohnya kayak meme di internet, karakter animasi, atau jadi musuh di game lokal.
Kalau diperhatikan, cerita soal hantu kerangka kayak jerangkong ini ternyata nggak cuma ada di Jawa. Di budaya luar juga ada:
Dalam budaya Barat, kerangka manusia terkenal lewat sosok Grim Reaper atau malaikat pencabut nyawa. Bentuknya kerangka pakai jubah hitam sambil bawa sabit besar. Kerangka juga jadi hiasan wajib pas perayaan Halloween.
Di Meksiko, ada festival Día de los Muertos atau Hari Orang Mati. Di sana, gambar kerangka yang disebut calavera justru dihias warna-warni dan bunga. Nggak kayak di Jawa atau Barat yang kesannya serem, kerangka di Meksiko malah jadi bentuk penghormatan buat leluhur.
Di Jepang, ada mitologi hantu kerangka raksasa namanya Gashadokuro. Hantu ini terbentuk dari kumpulan arwah orang-orang yang mati kelaparan atau gugur di medan perang tanpa dikubur layak. Mirip kayak jerangkong, Gashadokuro ini melambangkan penderitaan arwah yang matinya nggak wajar.
Dalam tradisi Buddha Tibet, ada figur Citipati, yaitu sepasang kerangka yang lagi menari. Figur ini bukan tanda kejahatan atau hantu menakutkan, tapi dipakai buat simbol meditasi biar manusia ingat kalau hidup di dunia itu nggak kekal.
Secara logika, fenomena telur ayam hilang di desa sebenarnya bisa dijelaskan secara masuk akal. Di desa, hewan kayak musang, ular, dan tikus itu memang sering masuk ke kandang malam-malam. Ular jenis tertentu malah bisa ngetelan telur utuh tanpa bikin kandang rusak. Ditambah lagi, desa zaman dulu belum ada listrik. Suasana gelap gampang bikin orang halusinasi. Bayangan pohon atau asap tipis pas malam hari bisa aja kelihatan kayak kerangka manusia kalau orangnya lagi takut.
Meskipun sekarang wujudnya lebih sering jadi bahan bercandaan atau meme di media sosial, cerita jerangkong tetap jadi legenda urban lokal yang bikin cerita misteri di Jawa makin rame.
Referensi: Wikipedia: Jerangkong
Kamu baru saja membaca tentang Mitos Jerangkong, Sosok Kerangka Hidup Pencuri Telur dari Tanah Jawa