Urban Legend Yuki Onna (The Snow Woman)

Yuki Onna (The Snow Woman)
Yuki-onna (atau The Snow Woman) adalah cerita legenda hantu klasik dari Jepang tentang seorang wanita misterius di salju. Dia ternyata roh jahat yang akan mengampuni nyawa dengan satu syarat. Hal ini juga dikenal sebagai "The Snow Ghost" atau The Snow Witch.
Yuki-onna
Di sebuah kota kecil di Jepang, hiduplah dua pemburu bernama Mosaku dan Minokichi. Mosaku adalah seorang pria tua dan Minokichi adalah anaknya, berusia 16 tahun. Setiap hari, mereka pergi keluar bersama-sama ke hutan dan berburu kelinci dan hewan lain yang akan mereka bawa pulang untk dimasak makan malam.

Suatu malam yang dingin di musim dingin(Salju), Mosaku dan Minokichi sedang dalam perjalanan pulang ketika mereka terjebak dalam badai salju. Mereka tidak bisa menemukan jalan keluar dari hutan dan menjadi sangat khawatir bahwa mereka akan mati beku. Untungnya, mereka menemukan sebuah kabin(pondok kecil) yang sudah ditinggalkan pemiliknya di mana mereka bisa berlindung untuk malam dan menunggu badai salju untuk redah.

Di pondok kecil(Kabin td) tidak ada perapian atau tidak ada cara untuk membuat api. Mosaku dan Minokichi berbaring untuk beristirahat dalam keadaan menggigil dengan mantel mereka yang ditarik seerat mungkin. Mereka berharap bahwa badai akan segera berakhir shingga bisa mlanjutkan prjalanan pulang.

Sang ayah yang kelelahan segera jatuh ke dalam tidurnya yang nyenyak tapi sang anak Minokichi berbaring lama tidak bisa tdur, mendengarkan angin bersiul melalui papan longgar kabin tua dan pemukulan salju di pintu dan Minokichi menggigil di dalam mantelnya sampai akhirnya ia terlepas dari dingin, ia berhasil tertidur.

Dia terbangun stelah mrasakan salju jatuh di wajahnya. Ketika ia membuka matanya, ia melihat bahwa pintu gubuk telah dibuka secara paksa.
Di bawah sinar bulan pd mlam itu dia melihat sosok aneh berdiri dsna.
Ia adalah seorang wanita, berpakaian serba putih trlihat Napasnya seperti asap putih terang. Tiba-tiba,wnita tsb berpaling ke Minokichi, dan menekuk di atasnya. Minokichi mencoba berteriak, tetapi anehnya dia tidak bisa mengucapkan suara apapun. Wanita kulit putih tsb menekuk di atasnya lebih rendah dan lebih rendah, sampai wajah mreka hampir brsentuhan.

Dia sangat cantik, tapi matanya bersinar kuning. Minokichi sangat ketakutan dlam tekupan wnita trsbut(enak donk :v) wnita trsebut terus menatap Minokichi dia seperti berbisik "The Snow Woman" Terjemahan : " Akulah Wanita Salju". Aku akan membunuhmu, tapi sepertinya kau anak baik dan juga tampan, aku akan membiarkan engkau hidup. Tetapi dengan syarat jika kau tidak pernah memberitahu siapa pun, bahkan ibumu sendiri, tentang apa yang kau lihat atau aku akan membunuhmu. Jangan lupa peringatan ini! "
Stelah kata-kata itu, wanita tersebut berbalik dan melayang melalui pintu. Minokichi segera kluar untuk mlihat, tapi penyihir salju itu tdak terlihat untuk dilihat dlam badai salju yg masih berkecamuk, Minokichi kembali ke dalam gubuk. Minokichi menutup pintu. Dia mulai bertanya-tanya apakah dia bermimpi atau Mungkin wanita penyihir salju adalah bagian dari imajinasi nya.

Ia bertanya kepada ayahnya, tetapi ayahnya tidak menjawab. Anak itu mengulurkan tangannya dalam kegelapan mlam di gubuk itu dan menyentuh wajah ayahnya trasa sngat dngin dan beku dan trnyata Ayahnya sudah meninggal.

Setalah fajar, badai salju redah dan Minokichi menyeret mayat ayahnya yg beku kembali ke kota. Dia sangat terpukul oleh kematian ayah tercintanya dan tetap sakit dari efek dingin untuk waktu yang lama di gubuk tmpat mreka istirahat td mlam. Dia masih ketakutan oleh penyihir salju yang tidak memberitahu siapa pun tentang dia. Polisi menduga ayahnya mati beku di hutan. Dia tdak mengatakan apa-apa tentang wanita putih kpada ibunya, takut bahwa hantu itu akan kembali dan membunuhnya juga.
Namun Minokichi tidak brhenti untuk ttap brburu dhutan trsbut, dia sdah tidak tahu entah kmna lagi akan mencari mkan.

Satu tahun kemudian, di tengah musim dingin, Minokichi sedang dalam perjalanan pulang, ketika Minokichi bertemu dengan seorang gadis yang kebetulan bepergian di jalan yang sama. Gadis itu tinggi, kurus dan sangat cantik. Saat mereka berjalan di jalan bersama-sama, mereka mulai berbicara.
Gadis itu mengatakan bahwa namanya adalah O-Yuki dan dia baru saja kehilangan kedua orang tuanya.
Dia sedang dalam perjalanan ke rumah pamannya, di mana ia berharap dapat tnggal disana untuk sementara waktu sampai dia bisa menemukan pekerjaan.
Minokichi sangat tertarik pada gadis itu dan semakin ia memandang gadis itu tampak smakin cantik.

Singkat Cerita
Mereka berpacaran selama beberapa minggu dan secara bertahap jatuh cinta. Kemudian Minokichi mengajak O-Yuki untk datang ke rumahnya untuk makan malam sehingga dia bisa bertemu ibunya. Setelah ragu-ragu akhirnya O-Yuki pergi ke sana. Ibu Minokichi merasakan gadis itu sangat menyenangkan dan ramah. Akhirnya, pasangan muda itu menikah dan O-Yuki tinggal di rumah Minokichi.

Ketika ibu Minokichi meninggal, setahun kemudian, kata-kata terakhirnya adalah kata-kata kasih sayang dan pujian untuk istri anaknya. Dan O-Yuki melahirkan sepuluh anak, anak laki-laki dan perempuan, anak - anak mereka semua lebih tampan dan cntik dr mreka, dan sangat putih kulitnya.

Negara-rakyat berpikir O-Yuki orang yang sangat cantik, dengan sifat yang berbeda. bahkan setelah menjadi ibu dari sepuluh anak O-Yuki tampak muda dan segar seperti pada hari ketika ia pertama kali datang ke desa brtemu.

Suatu malam, setelah anak-anak sudah tidur, O-Yuki sdang menjahit pkain dengan bntuan diterangi cahaya lampu dan suaminya Minokichi, mengawasi dan tanpa sngaja mengatakan: -

"Melihatmu menjahit di sana, dengan cahaya di wajah, membuatku berpikir tentang hal yang aneh yang terjadi ketika saya masih seorang pemuda delapan belas tahun lalu. Saya melihat seseorang yg sangat cntik dan putih seperti Anda sekarang -. Memang, dia sangat persis seperti Anda "...

Tanpa menghentikan pkerjaannya dg mata masih trtuju ke pekerjaannya, O-Yuki menjawab: -

"Ceritakan tentang dia ... Di mana kau melihatnya?

Kemudian Minokichi bercerita tentang malam yang mengerikan di pondok gubuk itu, - dan tentang Wanita putih yang menekuk di atasnya, tersenyum dan berbisik, - dan tentang kematian Mosaku orang tuanya. Dan dia berkata: -

"Entah aku Tidur atau terjaga, seumur hdup hnya 1x melihat wnita secantik dia. Tentu saja, dia bukan manusia dan aku takut, - sangat takut, -! tapi dia begitu putih ... Memang, saya tidak pernah yakin apakah itu mimpi "....

 O-Yuki langsung melemparkan jahitannya. Ia mendekati suaminya dan berseru, “itu adalah aku! Bukankah aku telah mengatakan bahwa aku akan membunuhmu jika cerita itu pernah keluar dari mulutmu. Sekarang, demi anak-anak kita…” O-Yuki tetap berteriak namun suaranya menjadi penuh kesedihan, “jagalah anak-anak kita, karena jika kamu tidak melakukannya, maka aku akan melakukan hal yang pernah aku katakan padamu…”

Minokichi tidak sempat berkata apa-apa. O-Yuki mulai tidak terlihat dan kemudian menguap menjadi butir-butir salju yang halus,yang menghilang melalui cerobong asap. sejak saat itu, ia tidak pernah terlihat lagi.

0 Response to "Urban Legend Yuki Onna (The Snow Woman)"

Post a Comment